Peta Wisata Gianyar


Keadaan Geografis
1. Letak dan Luas Wilayah Gianyar merupakan salah satu dari sembilan Daerah Tingkat II di Propinsi Bali, terletak antara 08 derajad 18'52" - 08 derajad 37'50" Lintang Selatan 115 derajad 05'29" - 115 derajad 22'23" Bujur Timur. Berbatasan dengan Kabupaten Badung dan kodya Denpasar disebelah Barat, Kabupaten Bangli di sebelah Utara, Kabupaten Bangli dan Klungkung di sebelah Timur serta Selat Badung dan Samudra Indonesia di sebelah Selatan. Bagian terluas wilayah Kabupaten Gianyar (25,28%) terletak pada ketinggian 2500-5000 meter dari permukaan laut. Terdapat 12 buah sungai melintasi wilayah Gianyar. Sebagian besar air sungai dimanfaatkan sebagai irigasi persawahan. Gianyar tidak memiliki Gunung Berapi. Luas Kabupaten Gianyar 36.800 Hektar atau 6,62 % dari luas Bali secara keseluruhan keadaan sampai akhir tahun tahun 1997 luas sawah 15.322,83 Ha. Tanah kering 16.441,57 Ha dan tanah lainnya berupa Hutan/Perkebunan, penyangga jurang, jalan dan lain-lain luasnya sekitar 5.035 Ha.

2. Musim Seperti halnya di daerah lainnya, di Kabupaten Gianyar dikenal dua musim yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Keadaan ini berkaitan erat dengan arus angin yang bertiup di kawasan Indonesia. Pada bulan Juni sampai September arus angin berasal dari Australia tidak banyak mengandung uap air. Hal ini mengakibatkan musim kemarau. Bulan Desember sampai Maret arus angin banyak membawa uap air karena berasal dari Asia dan Samudra Pasifik setelah melewati beberapa lautan dan biasanya terjadi musim hujan.
3. Curah hujan Curah hujan antara lain dipengaruhi oleh keadaan iklim dan perputaran/pertemuan arus udara. Oleh karena itu jumlah curah hujan beragam menurut bulan dan letak stasiun pengamat. Di Kabupaten Daerah Tk. II Gianyar ada 4 (empat) stasiun pengamat curah hujan yaitu di Gianyar sendiri No : 443, di Tampaksiring No. 440 C di Celuk Sukawati No. 440 F dan di Ubud. Berdasarkan hasil pengamatan curah hujan, sepanjang tahun 1997 berkisar antara 963 sampai dengan 1547 milimeter. Curah hujan yang relatif tinggi terjadi pada bulan Januari, Februari, Maret, Oktober, Nopember, dan Desember. Kecamatan Tampaksiring adalah yang terbanyak curah hujannya selama tahun ini. Sedangkan bulan-bulan yang terkering adalah bulan Agustus dan September 1997 untuk kawasan Ubud dan di kawasan Kota Gianyar serta Sukawati sepanjang bulan September 1997 nyaris tidak pernah turun hujan.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | JCPenney Coupons